Saturday, October 29, 2011

MENJAGA HUBUNGAN MANUSIA DENGAN BUMI AGAR TETAP HARMONIS


Saat ini hubungan manusia dengan bumi sebagai pendukung  kehidupan memang berlangsung tidak harmonis. Kondisi lingkungan yang tidak terjaga dan terawat dengan baik serta pemanfaatan dan eksploitasi sumber daya alam yang tidak memperhitung kelestarian lingkungan menyebabkan kerusakan lingkungan yang semakin parah. Permasalahan semakin bertambah berat dan komplek karena secara alamiah jumlah penduduk dunia juga semakin terus meningkat ditengah kemampuan bumi untuk mendukung kehidupan makluk hidup yang semakin berkurang. Dengan kondisi begini, jika seluruh variabel peningkatan masalah lingkungan dan pertambahan penduduk dikorelasikan dengan prospek tingkat kemampuan bumi untuk mendukung sistim kehidupan, maka dalam waktu yang tidak terlalu lagi ‘riwayat bumi’ beserta seluruh isinya akan segera ‘berakhir’.
Saat ini, walaupun masalah lingkungan sudah dalam tahap yang mengkhawatirkan (emerjensi), namun sebagian besar masyarakat dunia dan turut serta para ‘tokoh-pemegang kekuasaan’ baik formal maupun non-formal; mulai dari lembaga pemerintah sampai dengan non-pemerintah yang sebenarnya ‘dapat berbuat lebih banyak’ untuk  mengatasi masalah tersebur. Namun kenyataannya, sebagian besar para ‘top-publik figur’ itu, baik dari kelompok politisi, usahawan, birokrat, teknokrat, ilmuan, seniman maupun tokoh agama, mungkin karena mereka belum tahu, kurang tahu atau tidak mau tahu tentang kondisi bumi terkini yang sedang sakit, atau barangkali juga, karena mereka telah terlalu disibukkan oleh profesi dan pekerjaannya masing-masing sehingga seluruh pemikiran dan tindakannya selalu berbenturan dengan prinsip pelestarian lingkungan (environmentalism).
Dalam rangka mengatasi berbagai permasalahan di atas;  dan untuk menjaga agar umat manusia dari terbebas dari ancaman kepunahan akibat krisis lingkungan hidup, maka LSM Greennusa - Nagan Raya menawarkan beberapa ide dan solusi yang dapat dilaksanakan oleh berbagai negara (pemerintah) di seluruh dunia, yaitu: 

(1) Perusakan Lingkungan Hidup oleh berbagai sebab dan oleh berbagai kalangan harus segera dihentikan, serta segera memperbaiki lingkungan yang telah terlanjur rusak;

(2). Setiap organisasi, baik pemerintah maupun non-pemerintah harus mengalokasikan dana untuk memperbaiki serta menjaga/melestarikan lingkungan hidup minimal 10 (sepuluh) persen dari total anggaran tahunan dan seluruh kegiatan serta kebijakan organisasi harus tidak bertentangan dengan kebutuhan dan prinsip-prinsip pelestarian lingkungan;

(3).  Memasukkan Materi Pendidikan Lingkungan Hidup ke dalam kurikulum di setiap jenjang pendidikan formal (sekolah) dan bagi setiap individu yang sudah dewasa namun tidak/belum mendapat pendidikan formal (tidak/belum bersekolah) harus diberikan pemahaman tentang masalah lingkungan hidup melalui pendidikan kilat (diklat) atau penataran;

(4). Mewajibkan kepada media massa (surat kabar, radio, TV, dan sebagainya) untuk menyiarkan program acara berbentuk materi kampanye pelestarian lingkungan hidup minimal 10 (sepuluh) persen dari seluruh program acara siarannya;

(5).   Membuat Undang-undang yang mengatur tentang:
Kegiatan dan kebijakan oleh berbagai pihak yang bertentangan dengan maksud dan isi yang terdapat dalam Point (1), (2), (3), dan (4)  harus dikatagorikan sebagai suatu kejahatan berat.

LSM GREENNUSA
Samsuir Husaini, SP







ACTIONS TO SAVE THE ENVIRONMENT

IF YOU WANT TO 
PARTICIPATE WITH US.








EARTH
        Earth is an ocean planet. Our home world's abundance of water -- and life -- makes it unique in our solar system. Other planets, plus a few moons, have ice, atmospheres, seasons and even weather, but only on Earth does the whole complicated mix come together in a way that encourages life -- and lots of it.
Behold one of the more detailed images of the Earth yet created. This Blue Marble Earth montage shown above -- created from photographs taken by the Visible/Infrared Imager Radiometer Suite (VIIRS) instrument on board the new Suomi NPP satellite -- shows many stunning details of our home planet, more...
(NASA)



    
    PENTING JUGA DILIHAT HALAMAN YANG BERIKUT INI :



ENERGY CRISIS IS THE CAUSE OF LIFE CRISIS (ENERGI, PENYEBAB KRISIS KEHIDUPAN)
THE POWER OF LIFE
EARTH AND SUN (BUMI DAN MATAHARI)
FUTURE OF THE EARTH
AESTHETICS AND BEAUTY
PROFIL, LOGO, SEMBOYAN DAN KEGIATAN LSM GREENNUSA
PROFIT AND LOSS OF OIL PALM (UNTUNG RUGI PENGEMBANGAN KELAPA SAWIT)
MUTUALLY EXCLUSIVE ALTERNATIVES
INFO: THE CAUSES OF POLLUTION BY MOTOR VEHICLES (INFO: POLUSI KENDERAAN)
NATURAL ENVIRONMENT
FULL MOON (PURNAMA)         
    
















REPLANT: Tanami kembali lahan tandus dan hutan yang telah gundul.







REDUCE: Kurangi penggunaan bahan-bahan yang dapat merusak lingkungan.







REUSE: Gunakan kembali barang bekas yang masih layak pakai.







RECYCLE: Daur ulang barang bekas menjadi produk baru.











No comments:

Post a Comment